Posts Feed
Comments Feed

Archive for October, 2007

Ke Pontianak (Kalimantan Review)

cimg0032-1.JPG

Mengunjungi Kalimantan Review di Pontianak untuk Undangan Bedah Buku PAN DAYAK.

2 Comments »

Membalik meja

Membalik meja kok judul aneh. namun ini kejadian yang benar-benar sesungguhnya bagaimana staf/karyawan jika emosi membalik meja tanda marah dan tidak terkontrol. ada 2 kejadian yang bagiku serius. kejadian pertama bagaimana seorang wanita dengan nada bicara “angkat meja” kepada staf teknis tentunya akan mengandung pengertian perintah / order. tanpa sadar intonasi suara untuk meminta angkat meja di terima oleh telinga meghasilkan emosi yang tidak terkendali olek karena faktor kecapean oleh seharian bekerja dilapangan. alkisah meja yang harusnya di angkat jadi dibalik.

kejadian kedua di sebuah kantor milik pemerintah sekitar jam 9 pagi-pagi. seorang bapak-bapak agak tua sih umurnya, duduk dibangku yang kebetulan milik seorang staf perempuan. sewaktu perempuan tersebut datang, dengan caranya meminta pindah terasa aneh ditelingga bapak tersebut, ya emosi lagi, membalik meja lagi dan kursi sekaligus.

Continue Reading »

No Comments »

viral marketing

Menurut wikipedia

Viral marketing and viral advertising refer to marketing techniques that use pre-existing social networks to produce increases in brand awareness, through self-replicating viral processes, analogous to the spread of pathological and computer viruses. It can be word-of-mouth delivered or enhanced by the network effects of the Internet. [1] Viral marketing is a marketing phenomenon that facilitates and encourages people to pass along a marketing message voluntarily.[2] Viral promotions may take the form of funny video clips, interactive Flash games, advergames, images, or even text messages.

Teknik viral marketing sering di implementasikan di handphone. iklan-iklan tersebut diterima disetiap peralatan. iklan berantai ini meniru mekanisme virus komputer untuk menyebarkan informasinya. mekanisme ini dipakai dalam menyebarkan produk-produk yang ditawarkan dengan media mobile.

sebenarnya teknik ini cukup hemat jika di bangun di kampus untuk memberikan pengumuman dengan bantuan bluetooth dan program jadwal kuliah. setiap mahasiswa yang aktif handphone di dekat radius yang terjangaku oleh bluetooth tersebut bisa menerima pesan secara gratis informasi kampus.

No Comments »

Di jogja

cimg0668-1.JPG

Ke Jogjakarta setelah 5 Tahun meninggalkan UGM untuk kuliah, rasanya berbeda, jogja tahun 1998 aku datang, udara sejuk kemudian tidak macet. sekarang sudah macet dimana-mana, pusat perbelanjaan moderen sudah bermunculan dimana-mana. Kunjungan ke jogja setelah dari jakarta untuk tugas dari kampus sebagai koordinator local node INHERENT, sekalian ngunjungi tunanganku di UGM yang mengambil kuliah forensik di Fakultas Kedokteran Umum. sebagai syarat menjadoi dokter. hem dokter dayak hehehehe.

cimg0682.JPG

Di jogja jalan-jalan ke maliboro, mampir ke keraton sultan. mencari tempat makan dimana saya belajar dan sering ngutang hehehe. Ada sebuah tempat mangkal namanya “angkringan” biasanya sore-sore paling enak duduk minum es teh dan menyantap nasi kucing. itu lho nasi di bungkus lalu ikan teri secuil harganya 500 perak perbungkus. nama juga anak kost dulu apa aja enak untuk sebuah makanan seperti ini.

No Comments »

Menjaga Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) Suku Dayak

Suku Dayak menyimpan berjuta-juta kekayaan di dimensi intelektualnya. salah satu hasil olah intelektual adalah tarian, masakan, benda-benda seni, lagu, bahasa sampai kepada sumber daya yang terdapat di lingkungan hidupnya. baru-baru lagu rasa sayange milik orang maluku di dibajak oleh malaysia. agak kebakaran jenggot juga dengan masalah ini karena lagu tersebut dikategorikan tidak ada pencipta alias no-name. Continue Reading »

4 Comments »

Pentoel

cimg0967.JPGPentoel. Makanan ini di kotaku jadi barang yang selalu diserbu,  pentoel yang terbuat dari daging ayam atau sapi kadang-kadang isinya telur puyuh di jual oleh paman pentoel (kebiasaan orang di palangkaraya untuk memanggil yang berjualan dengan paman) sebuah kata yang mungkin didaerah lain akan mengandung arti sebagai kakak atau adiknya dari orang tua kita.  harganya sih rasanya 500 perak kalau yang besar 1000 perak. kalau dihitung-hitung jajanan seperti ini lebih boros kalau kita makan nasi. 5 buah pentoel tentunya kita mengeluarkan 5000 rupiah ditambah es teh hehehehehe jadi 6000 perak, kalau kita makan nasi tentunya 6000 sudah dapat tempe, sayur, dan telor.

No Comments »

UNPAR dilihat dari Atas

unpar

Ingin melihat Universitas dari Ketinggian.

No Comments »