Posts Feed
Comments Feed

Archive for July, 2007

Menghitung Dampak Listrik bagi Dunia Pendidikan di Kalteng.

Membicarakan listrik tentunya membicarakan jantung kehidupan sendi-sendi kehidupan manusia. Listrik padam berarti mematikan aktifitas. Tak heran manusia sekarang sangat bergantung dengan listrik. Salah satu sendi yang dipengaruhi oleh Listrik adalah pendidikan. Zaman sudah bergerak. Arus globalisasi tidak biasa di bendung dengan adanya pemahaman lokalitas yang semu atau kurikulum bermuatan local yang berisikan sejarah jaman dahulu. Listrik bagi kehidupan merupakan sebuah kondisi dari keterikatan hidup kita dengan dunia yang sudah bergerak cepat. Alat-alat produksi yang mengunakan listrik sudah tidak terkendali menerobos masuk ke pranata sosial yang terkecil dalam masyarakat. Kita bisa lihat di rumah-rumah benda apa saja yang tidak mengunakan listrik. Dari hal menerangkan rumah yang sederhana hanya untuk anak-anak belajar agar bisa memimpikan masa depan yang baik. Listrik begitu berarti bagi pendidikan.
Mendiskusi listrik bagi kehidupan manusia, membuat sebuah pertanyaan besar dalam benak kita bagaimana dampak yang terjadi bila listrik sering padam. Kita belum pernah melakukan riset/penelitian mengenai dampak kerusakan dari akibat listrik yang sering terganggu ini di Kalimantan Tengah. Namun dari pendidikan yang berbasis Teknologi Informasi dampak ini lumayan mematikan. Dampak antara lain rusaknya peralatan yang mengunakan aliran listrik yang harganya perlu perjuangan pikiran dan waktu untuk mendapatkannya. Proses belajar mengajar sangatlah terganggu. Padamnya listrik tidak hanya menganggu proses dalam lingkungan lokal, namun juga menganggu interkoneksi global antar pendidikan di Kalimantan dan indonesia. Adakah garansi jika peralatan tersebut terbakar oleh listrik yang terganggu. Investasi hancur hanya oleh elemen dari listrik di kalteng terganggu.
Elemen Sumber Daya alam kita berlimpah, salahsatunya batu bara. Sebuah Koran nasional memberitakan kalteng akan mendirikan sebuah pembangkit listrik bertenaga batubara (mudahan-mudahan terwujud). Sebuah berita yang menyenangkan. Kita tidak bergantung lagi dengan minyak “solar” dan pembangkit listrik dari kalsel yang jika musim kemarau sering padam dengan alasan distribusi terganggu. Sumber alam yang berlimpah ini berguna bagi masyarakat Kalteng, Batu bara kita miliki tidak lagi menjadi makanan untuk orang-orang yang memiliki industri besar di eropa maupun asia, sementara kita listrik masih terganggu. Globalisasi menganggu ekonomi lokal. Pengisapan sebuah daerah adalah praktek-praktek yang dari dulu sudah dilakukan oleh bangsa barat untuk membuat suplus negaranya. Cukuplah hasil hutan kita di kuras bertahun-tahun.

4 Comments »

Kapan orang Dayak Kenal PADI

sebuah pertanyaan, kapan ya orang dayak kenal dengan tanaman padi?. dari studi beberapa litelatur sejarah. pada mulanya orang dayak adalah suku peramu hutan dan pemburu. dari sebuah sampel penelitian mengenai kekayaan alam dan makanan yang diterbtikan oleh dayakology Kalimantan Barat, terdapat banyak jenis buah-buahan, umbi-umbian yang dikonsumsi oleh masyarakat Dayak. itu baru sebuah sampel kecil dari kecamatan. bayangkan saja jika satu pulau kalimantan, tentunya banyak sekali jenis tanaman dan buah-buahan yang dapat dikonsumsi. masyarakat Dayak meramu dan berburu hasil hutan tersebut untuk kehidupannya.

padi masuk.
tanaman padi dikenal oleh orang dayak sewaktu jaman Majapahit. Majapahit membawa benih-benih padi-padi tersebut untuk bisa ditanam di tanah kalimantan, bukti lain adalah penanggalan majapahit masih dipakai di derah dayak kadorih untuk penanggalan proses berladang.

1 Comment »

Hausmann baboe

Bagi anak-anak muda palangka raya, hausmann baboe tidak lebih dari sebuah nama jalan. bahkan tidak sedikit anak-anak muda Dayak yang tahu lokal sejarahnya sendiri. Ditengah arus sejarah jawasentris dan sejarah para bandit-bandit politik yang digunakan untuk kepentingan politik tertentu. Hausmann baboe adalah seorang tokoh yang di bunuh oleh sejarah bangsanya sendiri.

Hausmann baboe lahir di kampung yang bernama hampatong didaerah kuala kapuas bernama kampung hampatong adalah penghasil orang - orang dayak yang terdidik saat itu. hausmann baboe adalah seorang cucu dari temanggung terkenal pendiri kampung hampatong yaitu temanggung ambo jayanegara. Dalam kariernya Hausmann baboe adalah kepala distrik di kuala kapuas setelah Tamanggung dese.

Pakat dayak dan serekat dayak.
Peran hausmann baboe dalam mencerdaskan bangsa dayak tercatat dalam sejarah. tahun 1922 hausmann baboe mendirikan pakat dayak yang memiliki arti dalam bahasa dayak ngaju yaitu “kerja-sama”. organisasi ini dibentuk di banjarmasin sebagai sentral politik saat itu. Sebelum menjadi pakat dayak terlebih dahulu bernama sarekat dayak. Tujuan organisasi nasionalis ini dibentuk agar bangsa dayak bisa maju seperti suku bangsa lainnya di bumi nusantara saat itu. hausmann baboe berperan dalam memajukan pendidikan di tanah dayak dengan cara membuat sebuah sekolah bagi anak-anak dayak. dari hasil sekolah tersebut menghasil petinggi-petinggi dayak yang akan memimpin kalimantan tengah kelak setelah terpisah dari kalimantan selatan. Sekolah dayak didirikan di kampung hampatong dengan nama Holanddsche Dajak school (HDS).

dibunuh jepang dan dihianati.
hausmann baboe dalam kiprahnya di dunia politik saat itu sangat dipengaruhi oleh faham nasionalisme. namun situsasi global terjadi invasi kedatangan jepang ke kalimantan, membuat situasi politik menjadi memanas. hausmann baboe pada masa penjajahan jepang di tangkap dan di hukum mati. banyak penghianat saat itu sehingga hausmann baboe menjadi tawanan jepang dan dijatuhi hukuman.

Bagaimana nasib cerita ini
bagi anak - anak dayak, mereka hanya mengenal hausmann baboe hanyalah sebuah jalan, namun tidak pernah terceritakan bagaiaman sejarah politik sosial tokoh ini dalam membangun ideologi bagi bangsa dayak. menyedihkan tokoh pergerakan rakyat dayak yang terlupakan oleh arus zaman

No Comments »

Dayak Kadori Children in Local Trafficking

Kartika rini (penulis buku tempun nana sare) mengirimkan email kepadaku mengenai penjualan anak-anak di masyarakat Dayak kadorih.  mendengar kasus seperti ini tentunya perasaanku sebagai Dayak sangat marah dan menangis. inilah kasus hidup ditengah-tengah masyarakat yang mulai menganut sistem kapitalisme. Pertanyaan kita tentunya agresor media komunikasi menikam tajam ke masyarakat pedalaman dengan komunikasi visual. sangat memilukan bentuk dan sistemnya. anak - anak perempuan dayak mengalami proses penjualan yang benturkan oleh kepentingan ekonomi.

Terakhir field research dengan marko mahin seorang kawan antropologi  di hulu sungai kapuas, saya jumpai anak gadis dayak yang umur 12 tahun sudah memiliki anak. mereka adalah istri dari penambang emas. Mereka hidup dalam sebuah dusun yang dengan berpindah-pindah berdasarkan pekerjaan. jika saat itu di daerah dusun tersebut tidak memiliki akses ekonomi lagi dalam hal ini penambangan emas. mereka akan berpindah lagi untuk mencari tempat sumber-sumber ekonomi baru.

No Comments »

Borneo TV dan Ilmu sosiologi Komunikasi

oret-oret ini hanyalah pikiran sumpek dari berkembangnya media komunikasi di kalimantan tengah. di tengah persaingan televisi nasional dengan identitas nasional dalam tanda petik “jakarta”, “metropolitan”,agresor budaya liberalis”. di tengah hutan, di tengah jantung pulau borneo, muncul media komunikasi beridentitas borneo. borneo digunakan bangsa barat untuk mengidentifikasi pulau yang tidak dikenal ini. aku lupa manuscript yang diberikan seorang teman dari amerika berbangsa dayak ben abel, seorang pustakawan, seorang kawan yang hangat dan baik berdiskusi mengenai history kalimantan.

Perubahan borneo dari Kalimantan tentunya ada maknanya, soekarno merubah borneo menjadi kalimantan tentunya ada alasan. borneo sangat bermetodologi barat untuk mengidetifikasi pulau, soekarno memberi-nama kalimantan adalah dalam konsep indonesia. dibentuknya kalimantan di zaman soekarno hanya menjadi 3 kalimantan yaitu selatan, barat dan timur. baru terakhir propinsi Dayak yang bernama kalimantan tengah sebagai bentuk pelepasan dari ego-state banjarmasin yang mengharafkan negara agama.

Kembali lagi ke media. borneo-tv dalam pandangan saya dari sisi ilmu komunikasi masih mencari bentuk. bentuk yang saya maksudkan adalah keidentitasan media ini untuk menyuarakan realitas masyarakat kalimantan. ditengah serbuan modal, penindasan, serta sejarah kaum politik busuk. terlebih kapitalisme. pesan - pesan borneoTV bisa mengambil sikap sebagai mulut rakyat atau pemerintah terngantung dari cara pandang media ini melakukan proses belajar masyarakat. kita capek di suguhi kebohongan publik di pusat, kita capek berpikir dengan pesan sponsor yang sampai kepedalaman kalimantan tengah yang yang hanya mereka mengerti agnes monika atau dewi persik dengan goyang-goyangnya yang sangat dinikmati orang-orang kampung.

narasi orang dayak dibentuk adalah narasi metodologi orang barat mengidentifikasi suku ini. berneo tv harusnya membuat sebuah meta narasi terhadap narasi - narasi kolonial yang 3 1/2 abad membentuk pikiran - pikiran orang bahwa kalimantan itu sexy dan primitif.

No Comments »